Islamic Full Day and Boarding School

Program Unggulan: Full Day Reguler - Fokus akademik. Boarding Reguler - Fokus akademik dan diniyah. Boarding Takhasus - Fokus menghafal Al-Quran 30 juz.

Daftar Online Tentang Kami Simulasi Test Soal Test Tahfizh Siswa Reguler Tahfizh Siswa Takhasus

Informasi Terbaru

Wednesday, 2 November 2011

7 Ciri Sekolah Masa Depan

7 Ciri Sekolah Masa Depan

Oleh : Harry Santosa 

Sekolah Konvensional seharusnya merubah diri, karena zaman telah berubah. Berbagai perkembangan zaman telah mengubah berbagai pandangan dan paradigma lama yang telah usang. Namun begitu, masih banyak pihak yang memiliki fanatisme yang berlebihan sehingga sulit terbuka untuk menerima berbagai inovasi dan penemuan terbaru tentang pembelajaran.

Sekolah tempat anak Anda apakah termasuk sekolah konvensional ataukah termasuk sekolah masa depan?
1. Fokus menemukan dan memupuk potensi unggul setiap anak 
Sekolah masa depan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak untuk menemukan potensi unggulnya. Dalam pembelajaran di sekolah, anak dapat menemukan apa yang menjadi kelebihannnya. Dengan pembimbingan guru, anak diarahkan untuk membangkitkan berbagai potensi yang dimiliki. Sekolah melalui guru memberikan berbagai kegiatan belajar yang dapat mengeksplorasi semua kemampuan setiap siswa.

Setelah menemukan potensi, sekolah juga harus menyediakan sarana dan prasarananya untuk memupuk potensi itu. Sangat disayangkan jika anak sudah menemukan potensinya namun tidak ada wahana untuk memupuk potensi itu agar melejit. Untuk itu sarana perpustakaan lengkap, multimedia, internet, laboratorium kecil (sain, sosial), dan tempat unjuk kreatifitas.Potensi itu dikembangkan adalah untuk kemandiriannya kelak dan memberi kontribusi bagi zaman dan peradabannya. 

Saturday, 15 October 2011

Apa Kata Mereka Tentang Mentoring

Apa Kata Mereka Tentang Mentoring

Sebagai salah satu kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa dan siswi SMP Islam Terpadu Baitul Muslim, kegiatan mentoring mendapat perhatian yang serius dari sekolah. Lalu apakah dengan diwajibkannya kegiatan tersebut, siswa merasa terbebani.


Subhanallah, dari beberapa siswa yang sempat dihubungi, mereka mengungkapkan manfaat  yang langsung mereka rasakan. Hal ini membuat kita semua bergembira. Usia remaja yang cenderung menyukai hal-hal yang glamour, suka meniru dan tidak suka diatur terhapus sudah. Suasana yang hangat, penuh keakraban dan bingkai ukhuwah islamiyah adalah saat yang begitu khas.

Thursday, 6 October 2011

Ujian Tengah Semester SMPIT Baitul Muslim

Ujian Tengah Semester SMPIT Baitul Muslim



Alhamdulillah, sejak Senin 03 Oktober 2011 yang lalu Ujian Tengah Semester telah dan masih berlangsung. Kepada dewan asatidz mohon doanya agar pelaksanaan ujian kali ini berjalan dengan lancar. Dan kepada Bapak/Ibu orangtua mohon doanya agar putra-putri kita dapat mengerjakan ujian dengan baik. Dan yang lebih utama adalah agar putra dan putri kita dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh selama belajar di sekolah.




Hasil ujian insya allah akan kami posting.

Mengaktifkan Peran Komite Sekolah

Mengaktifkan Peran Komite Sekolah

Komite Sekolah merupakan lembaga independen yang memiliki mandat pengawasan pengelolaan sekolah. Komite, idealnya, memiliki kekuatan untuk mengontrol kekuasaan Kepala Sekolah dalam mengatur tata kelola sekolah.

Sayangnya, fungsi Komite Sekolah seringkali dimandulkan. Dalam beberapa kasus, Komite yang aktif mengkritisi sekolah justru dilengserkan. Di sisi lain,
 banyak Komite sekolah yang hanya bisa bersikap pasif, berperan hanya sebagai "tukang stempel" untuk mengesahkan pungutan kepada orangtua siswa.

"Komite sekolah seharusnya berani bersikap kritis agar kontrol terhadap sekolah selalu terjaga," ujar Musni Umar, mantan Ketua Komite Sekolah SMAN 70 Jakarta yang juga dosen Sosiologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat ditemui usai menjadi narasumber dalam diskusi di sekretariat ICW, Selasa (12/7/2011).

Wednesday, 5 October 2011

Menghukum Yang Tidak Mendidik

Menghukum Yang Tidak Mendidik


Pemberian sanksi atau hukuman tentu bertujuan agar terjadi efek jera. Oleh karena itu, beragam jenis hukuman diberikan kepada pihak yang bersalah. Namun, pemberi hukuman harus mempertimbangkan banyak aspek agar tujuan jera dapat tercapai. Hendaknya dihindari agar pelanggar tidak sekadar takut, tetapi lebih bertujuan untuk membentuk kesadaran. Dari pemaparan inilah, kisahku bermula.


Namanya saja anak, tentu ia akan berusaha mencari perhatian. Beragam cara dilakukan agar banyak orang berpaling kepadanya. Kadang anak itu berperilaku baik atau sangat baik. Namun, anak sering bertingkah kurang ajar, bahkan melanggar aturan yang kebablasan. Sekali lagi, anak pasti bertujuan utnuk mencari perhatian.

Saturday, 24 September 2011

Every Child is Special

Every Child is Special

Adalah Ishaan, seorang anak berusia 9 tahun, yang dianggap luar biasa nakal dan banyak ulah. Ia sering mendapat nilai merah dalam berbagai pelajaran. Baik guru, tetangga maupun orangtuanya, menganggap Ishaan adalah biang masalah.
Nama lengkapnya Ishaan Nandkishore Awasthi, anak kedua dari keluarga Awasthi. Dia sudah kelas 3 SD tapi bahkan belum bisa baca tulis, selalu terbalik-balik antara ‘b’ sama ‘d’, ‘e’ sama ‘a’, terbalik-balik kalo menulis. Bagi ihsaan, ia sangat susah menangkap perintah dan kata-kata orang lain. Setiap kata-kata dan tulisan yang dilihatnya seolah-olah hurufnya seperti menari-nari. 

Thursday, 22 September 2011

Kecerdasan Individu Delinkuen (Nakal)

Kecerdasan Individu Delinkuen (Nakal)

Terlepas dari kontroversi tentang kecerdasan intelektual yang berkembang belakangan ini, beberapa penelitian klasik telah membuktikan bahwa kecerdasan intelektual memiliki korelasi dengan perilaku delinkuen. Sebagaimana disampaikan oleh Lewis M. Terman (1916) yang menginventarisir hasil-hasil penelitian dari beberapa peneliti di bawah ini :
Penelitian Renz terhadap 100 gadis di Ohio State Reformatory menunjukkan terdapat 36 persen yang memiliki kelemahan mental (feeble-minded).

Studi yang dilakukan Dr. Goddard terhadap 100 anak muda (juvenile) yang terlibat kasus hukum di Newark, New Jersey, hampir separuhnya dikategorikan memiliki kelemahan mental. Dari 56 gadis delinkuen usia 14 s.d. 20 tahun yang diuji oleh Hill dan Goddard, hampir setengahnya menunjukkan tingkat inteligensi yang setara dengan usia 9 atau 10 tahun.

10 Aspek Degradasi Moral dan 11 Prinsip Pendidikan Karakter

10 Aspek Degradasi Moral dan 11 Prinsip Pendidikan Karakter

Moralitas yang dulu sempat dijunjung tinggi oleh masyarakat negeri ini, kini kian pupus. Kejujuran menjadi barang yang sangat mahal dan langka. Beberapa waktu lalu ketika ada sosok yang teug dengan kejujurannya justru menjadi bahan olokan warga dan para pelaku pendidikan. Ibu Siami dan anaknya tercinta Alif harus menelan pil pahit saat mencoba untuk melawan ketidakjujuran pihak sekolah yang meminta Alif untuk dapat membocorkan soal ujian kepada rekan-rekannya.
Sontak, dukungan dari berbagai komunitas kepada Ibu Siami menderu-deru. Urung ibu malang ini mendapatkan goresan luka di hati yang menyayat pedih. Warga kampung mengusirnya, walau ia telah meminta maaf dihadapan ratusan warga desa di Balai Desa setempat. Bukankah seharusnya warga yang buta dengan nilai kebenaran itulah yang patut meminta maaf kepada Ibu Siami atas usahanya yang telah mengjarkan kepada kita semua sebuah nilai kejujuran. Bahkan dukungan tidak hanya datang dari masyarakat, pejabat pun ramai memberi dukungan namun semua hilang ditelan waktu. Pejabat korup pun memenuhi kursi-kursi kantor negeri ini.
Kerisauan kita atas bencana yang tengah melanda negeri ini seharusnya melecut diri untuk terus melakukan kerja. SMP Islam Terpadu dengan akan terus mengupayakan pembinaan kepada seluruh peserta didiknya untuk dapat menggantikan mereka yang telah begitu jamak kerusakannya. Berikut kami postingkan kembali tulisan menarik dari milis sebelah. Semoga bermanfaat.

Wednesday, 21 September 2011

Akreditasi, Akhirnya Selesai Juga

Akreditasi, Akhirnya Selesai Juga

Senin, 19 september 2011 adalah hari yang istimewa bagi SMPIT Baitul Muslim. Setelah sekian tahun ditunggu, akhirnya Badan Akreditasi Sekolah Propinsi Lampung mengirim 2 orang accessor untuk menindaklanjuti permohonan yang telah dikirim beberapa waktu sebelumnya agar permohonan akreditasi dapat segera terwujud.


Sejak pagi hari, suasana langit sedikit murung. Awalnya titik-titik lembut gerimis yang sejuk terasa begitu menyegarkan. Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap Senin pagi berjalan khidmat awalnya. Namun, ketika pembina upacara memulai untuk memberikan amanat, gerimis semakin giat menyapu debu di halaman sekolah.

Friday, 16 September 2011

Persiapan Akreditasi

Persiapan Akreditasi

Ada yang menarik belakangan ini di sekolah kita tercinta. Coba deh, perhatiin. Dari tukang jaga malam yang baru, OSIS yang sebentar-sebentar ngumpul, bersih-bersih gudang, pindahan ruang, aneka peralatan lab yang digotong kesana-kesini. Wajah sekolah juga dipoles warna biru laut hingga terkesan kokoh berwibawa. 





Hal-hal tersebut sebenarnya tidak kalah ngerepotinnya bagi para guru. Semua arsip kegiatan yang pernah dikerjakan mesti di obrak-abrik lagi lengkap dengan dokumentasinya, jadi wajar kalo guru-guru pada bongkar-bongkar lagi brangkas yang lama tidak ditengok.

Saturday, 10 September 2011

Kelompok Mentoring

Kelompok Mentoring

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk."
(an – Nahl ; 125)




SMP Islam Terpadu Baitul Muslim Way Jepara Lampung Timur sebagai salah satu sekolah yang diharapkan dapat mengembangkan fitrah anak, melaksanakan beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang diharapkan dapat menjaga sekaligus memamahbiakkan potensi anak didik.


Salah satu kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik adalah mentoring. Kegiatan ini sangat unik, karena murabbi (pembimbing mentoring) berperan sebagai guru, ayah, teman, pemimpin sekaligus syaikh dalam kegiatan tersebut.


Apa sebenarnya mentoring?


Mentoring Islam  adalah metode belajar dengan sistem mendukung dan mendorong siswa untuk mengatur metode belajarnya sendiri agar maksimal potensi membangun ketrampilan, mengembangkan performa yang sesuai kepribadiaan Islam.



Terdapat beberapa definisi tentang mentoring.



Pertama mentoring itu merupakan suatu bentuk interaksi sosial dalam wujud suatu hubungan antar-manusia. Kedua, mentoring merupakan proses yang membantu seseorang untuk menemukan kenyamanan menghadapi proses pembelajaran dalam hidupnya. Ketiga, mentoring merupakan proses peningkatan.Baik peningkatan profesionalitas, dan performa. Keempat, yang pasti mentoring bukan untuk mendikte, tapi mentransfer pengetahuan dan pengalaman. Kelima, mentoring membantu mentee* untuk menemukan jati dirinya.

* mantee istilah untuk peserta mentoring



Guna menumbuhkan suasana pembinaan yang kondusif dalam melakukan transformasi ilmu dan nilai-nilai Islam, maka perlu dikembangkan budaya pembinaan yang islami. Nilai-nilai Islam yang dikembangkan menjadi parameter dalam mengukur keberhasilan pengelolaan mentoring, antara lain: 

-
Ibadah.
Segala aktivitas yang diselenggarakan dalam pengelolaan mentoring dijiwai oleh semangat untuk beribadah kepada Allah dan mengharap keridlaan-Nya.  
-
Profesional.
Aktivitas pengelolaan mentoring dirancang dengan cermat, diselenggarakan secara detail, selesai dilaksanakan dengan tuntas dan berhasil tercapai tujuannya dengan baik.
-
Kualitas.
Aktivitas pengelolaan mentoring diselenggarakan untuk mencapai hasil dengan kualitas yang sebaik-baiknya.
-
Prestasi.
Seluruh komponen yang terlibat dalam aktivitas pengelolaan mentoring, baik Pengurus TPM,
Mentor maupun peserta diharapkan mampu berprestasi setinggi mungkin di bidangya masing-masing.
-
Perbaikan.
Seluruh komponen yang terlibat dalam aktivitas pengelolaan mentoring, baik Pengurus TPM,
Mentor maupun peserta berusaha untuk melalukan perbaikan secara individual maupun kelompok demi suksesnya program ini.

Mengapa mentoring tetap dilaksanakan, bukankah secara materi SMPIT Baitul Muslim telah banyak memberikan materi keagamaan?


Sesuatu yang tidak didapati kecuali melalui kegiatan mentoring adalah hangatnya suasana yang tumbuh di sebuah lingkaran kecil yang dipenuhi suasana ruhiyah yang tinggi. Tidak seperti ruang kelas yang dibatasi jarak antara murid dan guru, murid menghadap guru dan sebaliknya. Dalam kegiatan mentoring guru (murabbi) dan murid duduk dalam sebuah lingkaran yang akrab.


Dalam satu halaqah, jumlah peserta tidak lebih dari 12 orang dengan agenda kegiatan yang jelas. Dan untuk mengembangkan kegiatan, biasanya murabbi menambah ragam kegiatan dengan rihlah, mabit, jaulah, ziarah, riyadhoh dan lain sebagainya. Selain itu, dengan kurikulum yang tarbiyah yang rapi, insyaallah, mentoring akan mempercepat kemampuan peserta untuk memahami Islam secara kaffah dan terlihat dari pembelaan dan kecintaan mereka terhadap agamanya.




bersambung--

Seputar Dinamika Belajar Mengajar Matematika

Seputar Dinamika Belajar Mengajar Matematika

Pengantar Tentang Matematika
Oleh Adi Hermanto,S.Pd


Guru Bidang Studi Matematika SMPIT Baitul Muslim


Sebagian besar para elit ilmu eksak sepakat bahwa matematika adalah  masa dewasanya logika. Maka dari sini penulis mencoba berpendapat bahwa didalam tubuh matematika ada unsur logika dan berhitung. Jadi ketika dikaitkan dengan bagaimana siswa belajar matematika, hal yang difokuskan adalah keselarasan logika kita dalam mencermati sebuah soal dan ini bisa dikatakannsuatu hal yang paling fundamental atau mendasar dari fokus belajar siswa.


Dari 225 responden siswa Sekolah Menengah Pertama ketika ditanya sudah jelas belum dari penjelasan Bapak guru, sebanyak 206 siswa menjawab sudah. Akan tetapi, setelah diberikan latihan hanya 112 siswa yang dapat menjawab dengan benar. Selanjutnya ketika ditanyakan mengapa masih banyak yang salah, serempak mereka menjawab contoh soal dan latihan berbeda. Padahal sebenarnya masih sama indikatornya. Maka dari sini, dapat disimpulkan ternyata siswa hanya menghafal contoh tanpa memahami konsep berfikir atau dengan kata lain logika berfikrinya tidak berjalan. Maka ini akan berakibat fatal dan tak bermuatan.


Dapat dimaklumi bersama bahwa karakteristik pelajaran eksak dalam hal ini matematika, tidak dapat disamakan dengan palajaran non-eksak tentang ciri ataupun cara mempelajarinya. Kita ambil sebuah sampel pelajaran non-eksak dapat dipelajari mulai dari Bab manapun tanpa harus sistematik. Kalaupun toh ada hubungan itu tidak tertalu fatal ketika urutannya dibolak-balik dalam mempelajarinya. Tapi untuk matematika harus sistematik. Sebagai contoh; gimana siswa bisa bentuk aljabar sementara siswa belum bisa -7+8. Maka suatu yang perlu diantisipasi guru dan menjadi perhatian yang serius adalah jangan melanjutkan ke bab selanjutnya sebelum para siswa dipastikan faham dengan materi yang disampaikan. Salah satu faktor siswa malas belajar matematika dan sulit belajar matematika adalah ketidakfahaman siswa antara apa yang dijelaskan guru dengan modal ilmu yang dimiliki siswa. Dan yang mengakibatkan ketidakfahaman apa yang dijelaskan guru guru adalah ada modal ilmu yang seharusnya dikuasai siswa terlewatkan.


minim modal > ketidaksamaan suhu siswa dengan guru > malas


Semakin besarkuantitas keminiman modal ilmu pengetahuan siswa akan semakin besar rasa malas siswa untuk belajar. Maka ketika ada malas pada siswa maka disitulah harapan itu akan pupus perlahan-lahan.

Thursday, 8 September 2011

Hypnoteaching

Hypnoteaching

Assalamu'alaikum

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah swt yang telah banyak memberi kenikmatan kepada kita semua.

Bapak/Ibu Guru yang mulia. Mungkin pernah terlintas di benak kita sekalian sebuah harapan yang semakin menipis ketika menghadapi anak yang kemampuan akademiknya rendah, semangat hidupnya lemah, belajar tak bergairah serta setumpuk masalah pada anak didik.
Apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi anak semacam ini.

Mengawali proses pembelajaran setelah libur Ramadhan dan Idul Fitri, seluruh dewan guru SMP Islam terpadu Baitul Muslim mendapatkan pelatihan hypnoteaching. Sebuah model pendekatan yang menekankan pada penanaman nilai melalui pikiran alam bawah sadar yang konon memiliki 10.000 kali lebih cepat dan efisien.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu Wilayah Lampung tersebut diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari seluruh wilayah Lampung. Awalnya panitia memilih Bapelkes sebagai tempat pelatihan, namun karena jumlah peserta yang terus membludak akhirnya panitia mengalihkan tempat di Hotel Nusantara Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Ketua JSIT Lampung, Askari Chalil, S.Pd, meminta kepada seluruh guru dan Kepala Sekolah untuk terus mengimplementasikan 12 Standar Mutu JSIT agar keberadaan JSIT semakin nampak benderang seperti suluh bagi gelapnya pendidikan yang kusut.

Pihasniwati, S.Psi, P.Si. MCH, CHt, selaku instruktur memaparkan bahwa metode ini sangat bermanfaat untuk meng-amplify kekuatan belajar anak sekaligus mensugesti para guru untuk menemukan energi yang terpendam. Sebuah energi yang sebenarnya kita miliki, hanya membutuhkan sedikit rangsangan dan pelatihan agar kekuatan tersebut dapat berjalan secara optimal.

Teknik yang ia contohkan antara lain pemberian sugesti kepada anak didik pada saat gelombang otak berada posisi Tetha dan Delta. Ringkasnya hypnoteaching adalah kemampuan guru untuk menurunkan gelombang otak siswa untuk berada pada gelombang Tetha sehingga guru dapat menanamkan berbagai informasi jauh lebih lebih cepat.

Lalu, bagaimana cara agar kita dapat menurunkan gelombang tersebut. Sebenarnya dalam keseharian, siswa sering mengalami posisi tersebut namun sayangnya guru kurang responsif bahkan menyia-nyiakannya. Nah, ada beberapa cara yang dapat guru lakukan agar dapat menurunkan posisi gelombang dari posisi Beta, Alpha kemudian Tetha. Berikut beberapa cara yang diajarkan.

1. Antusiaslah
2. Menyamakan gerakan
3. Berikan cerita dan metafora
4. Yelling
5. peraturan tambahan
6. Jam emosi
7. Gunakan kekuatan imajinasi dan sugesti
8. Berikan pertanyaan-pertanyaan ajaib
9. Ajarkan dan puji

Melalui kegiatan ini diharapkan guru memiliki inner motivation, memiliki cara mengajar yang unik, kreatif dan imajinatif dengan menggunakan seni komunikasi untuk mempengaruhi dan mensugesti siswa.

Semoga!

Wassalamu'alaikum

Reuni Alumni SMPIT Angkatan 2009-2011

Reuni Alumni SMPIT Angkatan 2009-2011

Assalamu'alaikum.

Ada yang menarik saat reuni pertama alumni SMPIT Baitul Muslim beberapa hari yang lalu. Terutama saat beberapa alumni bercerita tentang sekolah baru mereka serta pengalaman seru yang mereka alami di sekolah barunya tersebut.

Afifah salah satunya, ia menegaskan banyak hal tidak ia dapati di sekolah barunya. Salah satunya adalah budaya menghafal Al Qur'an yang ia rasa lebih seru ketika masih berada di SMPIT. Karena, ia menambahkan, di SMPIT ada budaya untuk saling berlomba menjadi yang terbanyak dalam menghafal, sementara di sekolah barunya budaya tersebut masih lemah. Ia yang saat ini melanjutkan sekolah di Jogja mempunyai harapan agar almamaternya dapat segera menyelesaikan bangunan fisik.

Sementara itu Nikmah yang saat ini melanjutkan studi di kota Solo bercerita tentang kegiatannya yang lumayan padat di sekolah. Ia juga pernah menjadi duta sekolahnya dalam beberapa even. Pesannya cukup singkat namun menukik, "SMPIT harus lebih dekat dengan Allah swt" tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, alumni juga membentuk Forum Alumni SMPIT BM (FORASIT BM). Terpilih sebagai ketua umum adalah Ahmad Fuadi, Sekretaris Nikmah Mufidah dan Bendahara Aininda Yulia Alawiah.

Tujuan asasi forum tersebut adalah terjaganya ukhuwah antar alumni SMPIT Baitul Muslim yang sekaligus menjaga agar seluruh alumni tetap melakukan kegiatan dakwah di sekolahnya maupun lingkungannya masing-masing. Selain itu forum tersebut juga dimaksudkan agar seluruh alumni tetap mengikuti kegiatan pembinaan dan membantu alumni yang sulit untuk mengikuti pembinaan di daerahnya masing-masing.

Acara semakin seru ketika panitia memutar video dokumenter kegiatan mereka ketika masih duduk di bangku sekolah SMPIT. Beberapa diantaranya bahkan larut dalam haru ketika menyaksikan video tersebut. Bahkan beberapa peserta riuh rendah agar panitia mengulang kembali video tersebut. Dan diantara mereka langsung meminta file video tersebut untuk diputar di rumah.

Malam harinya peserta melaksanakan kegiatan mabit bersama di Masjid Baitul Muslim. Pada kesempatan tersebut Ust. Nur Fauzan, S.Pt menegaskan agar alumni dapat bekerjasama dengan sekolah untuk terus meningkatkan pendidikan di SMPIT Baitul Muslim. Para alumni juga diberi kesempatan untuk terus berkarya melalui bulettin sekolah 'Kalipatra'. Mereka juga dapat melakukan pembinaan kepada adik-adik tingkat dalam kegiatan seperti MOS, Seminar maupun pelatihan.

Acara ditutup dengan membaca dzikir Al Ma'tsurat. Kita berharap agar kegiatan yang digelar FORASIT BM betul-betul dapat memberi andil bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan, khususnya di SMPIT Baitul Muslim.

Wassalam.

Friday, 2 September 2011

Reuni Alumni SMP IT Baitul Muslim Angkatan I - III

Reuni Alumni SMP IT Baitul Muslim Angkatan I - III

Assalamu'alaikum

Kami beritahukan kepada seluruh alumni SMP Islam Terpadu Baitul Muslim dari angkatan pertama sampai angkatan ketiga agar dapat hadir dalam kegiatan reuni alumni SMPIT Baitul Muslim yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Sabtu, 3 September 2011
Pukul : 09.00 s.d selesai
Acara : Reuni Alumni Angkatan I - III
Tempat : Kampus SMP IT Baitul Muslim

Insya allah melalui kegiatan tersebut para alumni akan membentuk Forum Alumni SMPI BM. Dimohon kepada seluruh alumni agar dapat hadir dalam kegiatan tersebut.

Wassalamu'alaikum

Wednesday, 24 August 2011

Tugas Liburan Sekolah

Tugas Liburan Sekolah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, liburan datang lagi. Senang sekali rasanya dapat berkumpul dengan keluarga terkasih. Apalagi dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah dan fitrinya Hari Raya Idul Fitri. Dan semua tambah sempurna saat salign bersilaturahmi dengan sanak kerabat dan teman sejawat.

Namun, sebagai pelajar ada yang harus tetap diperhatikan, pelajaran. Upps..
Jangan khawatir tugas dari sekolah asyik kok. Selama liburan jangan lupakan kebiasaan yang sudah kita laksanakan sehari-hari. Jadi, kamu tetap harus menjalankan kebiasaan tersebut. Jangan lupa mereka adalah :

1. Tilawah minimal khatam 1 kali selama Ramadhan
2. Dzikir Al Matsurat
3. Shalat dhuha setiap hari
4. Qiyamul lail minimal 3 x setiap pekan
5. Tahfidz (Kelas VII sampai QS An Naziat, Kelas VIII selesai QS Al Qalam, Kelas IX selesai Al Mujadilah)
6. Shalat 5 waktu berjamaah di masjid (Khusus ikhwan)
7. Silaturahmi ke kerabat
8. Membersihkan rumah
9. Membaca buku pelajaran minimal 30 menit setiap hari

Nah, asyik kan. Selamat menjalankan ibadah Ramadhan dan Selamat Merayakan hari Raya Idul Fitri 1432 H. Minal Aidzin Wal Faizin Taqabbalallah mina wa minkum.
Sampai bertemu kemali di kampus tercinta.

Wassalamu'alaikum

Tuesday, 16 August 2011



AHLAN WA SAHLAN YA RAMADHAN


وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ
“Dan sesungguhnya al-Qur'an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawab” (QS Az-Zukhruf: 44).

Ketika Allah Swt.. menjadikan Islam sebagai rahmat buat alam semesta; ketika Allah Swt. menghendaki dari umat Islam menjadi umat terbaik; ketika Allah Swt. menghendaki agar umat Islam mampu memikul amanah untuk memimpin dunia ini; ketika Allah menghendaki agar umat Islam menjadi saksi bagi seluruh umat manusia, maka ketika itulah Allah Swt. mempersiapkan umat Islam sedemikian rupa, agar umat Islam ini layak menjadi umat yang terbaik. Di antara sarananya adalah dengan pembentukan manusia yang bertaqwa. Pembentukan manusia yang bertaqwa inilah yang banyak dilupakan manusia, sehingga ukuran kemajuan atau ukuran kesejahteraan hidup diukur dengan paradigma materi. Lupa bahwa manusia itu bukan hanya dari unsur materi saja, tetapi manusia punya nurani yang harus diperhatikan, yang harus dibina sehingga pantas untuk menjadi manusia yang terbaik. Oleh karena itu Ramadhan hadir di tengah-tengah kita dalam rangka untuk menjadikan umat Islam sebagai umat terbaik yang layak memimpin dunia ini.
Di dalam bulan Ramadhan banyak sekali kebajikan ilahi yang harus kita dapatkan, sehingga kita keluar dari bulan Ramadhan ini benar-benar menjadi manusia terbaik, manusia yang berkualitas, manusia yang berprestasi. Oleh karena itu marilah kita berupaya benar-beanr memahami puasa itu sebagaimana yang diharapkan Allah Swt.
Pertama, puasa membentuk manusia yang mengoptimalkan kontrol diri (self control). Mengapa? Karena puasa sangat terkait dengan keimanan seseorang. Seseorang bisa saja mengatakan dirinya sedang berpuasa, sekalipun sebenarnya tidak. Oleh karena itu puasa disebut ‘ibaadah sirriyyah (ibadah yang bersifat rahasia). Rahasia antara seorang hamba dengan Al-Kholiq. Sampai-sampai Allah Swt. mengatakan dalam sebuah hadits Qudsi yang sering kita dengar “Kulluu ‘amali ibnu aadama lahu illash-shiyaam. Fa innahu lii wa ana ajzii bihi (setiap amal manusia untuk dirinya sendiri, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk aku. Dan akulah yang membalasnya)”. Pertanyaannya adalah apakah amal selain puasa tidak dibalas Allah? Dibalas. Tetapi kenapa dalam masalah puasa Allah menegaskan bahwa Dia yang akan membalasnya sehingga seolah-olah amal yang lain itu bukan Allah yang membalasnya? Ini merupakan isyarat Rabbaniyah bahwa amal manusia yang bernama ash-shiyam benar-benar insya Allah akan dijamin diterima oleh Allah Swt. Apakah yang lain tidak dijamin? Ini karena puasa itu adalah ibadah sirriiyyah, dimana orang tidak mengetahui dan tidak melihat ketika dia berpuasa. karean ketika kita berpuasa, tidak ada orang lain yang tahu. Maka ibadah yang sirriyyah itu adaah sangat dekat dengan keikhlasan. Dan syarat agar suatu amal itu diterima oleh Allah, selain harus benar sesuai dengan ajaaran Rasulullah Saw., harus ikhlas. Makanya kalau ingin menjadi orang yang populer, tidak bisa melewati pintu puasa. Kalau terkenal sebagai seorang mubaligh, bisa. Terkenal menjadi qori’ dan qori’ah, bisa. Terkenal menjadi politikus, bisa. Dan itu semuanya sangat rawan dengan riya’, dan riya’ itu menjadikan amal tidak diterima oleh Allah Swt. Itulah  sebabnya mengapa dalam kaitannya dengan puasa ini Allah menegaskan bahwa Dia sendiri yang akan membalasnya. Inilah yang dikatakan bahwa puasa akan melatih kita untuk mempunyai tingkat kontrol yang tinggi, baik ketika kita menjadi seorang pemimpin, atau karyawan, ulama’ atau yang lainnya. Kita tidak merasa dikontrol oleh yang lainnya, akan tetapi yang terpentinga dalah bahwa kita sadar bahwa kita dikontrol oleh Allah Swt.

Berikan Kami Al Qur'an Bukan Coklat

Berikan Kami Al Qur'an Bukan Coklat


Berikut kami salinkan sebuah cerita yang luar biasa. Ditengah segala keterbatasan, kebesaran dan kekuatan dapat saja muncul. Seperti cerita dari anak-anak yang hidup dalam konflik berikut. Semoga memberikan inspirasi bagi kita bahwa ditengah segala keterbatasan tidak ada keluhan. Justru sebaliknya kita harus mewabahkan semangat yang menyala kedalam setiap dada. Agar iman ini takkan pernah padam.

Untuk anak-anakku, semoga kalian dapat mengambil pelajaran dari kisah ini.

Berikut kisahnya.

(Banyak yang sebenarnya harus saya catat ketika bekerja menemani anak-anak di berbagai daerah dan negara. Namun,cerita yang satu ini amat berkesan. Menohok konsep diri.)

Anak-anak hebat tidak selamanya lahir dari fasilitas yang serba lengkap, bahkan sebagian dari mereka disembulkan dari kehidupan sulit yang berderak-derak. Mereka tumbuh dan berkembang dari kekurangan.

Pada sebuah musim dingin yang menggigit, di sebuah pedalaman, di belahan timur Eropa, kisah ini bermula. Kejadian menakjubkan, setidaknya bagi saya.
Salju bagai permadani putih dingin menyelimuti pedalaman yang telah kusut masai dirobek perang yang tak kunjung usai. Dentuman bom dan letupan senjata meraung-raung dimana-mana. Sesekali, terdengar ibu dan anak menjerit dan kemudian hilang.

Di tenda kami, puluhan anak duduk memojok dalam keadaan teramat takut.  Sepi. Takada percakapan. Takada jeritan. Hanya desah pasrah merayap dari mulut mereka terutama ketika terdengar letupan atau ledakan.
Di luar, selimut putih beku telah menutup hampir semua jengkal tanah. Satu-dua pohon perdu masih keras kepala mendongak, menyeruak. Beberapa di antara kami terlihat masih berlari ke sana-kemari. Memangku anak atau membopong anak-anak yang terjebak perang dan musim dingin yang menggigit tulang.

Saturday, 13 August 2011

Nasehat Berharga Untuk Saudariku Tercinta

Nasehat Berharga Untuk Saudariku Tercinta


Saudariku, Agama adalah nasehat, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa salam dari Abu Ruqayyah Tamiim bin Aus Ad Daari. Para shahabat kemudian bertanya: ”Untuk siapa?” Sabda beliau: ”Untuk Allah, kitab-Nya, rasul-Nya, para pemimpin umat Islam, dan bagi seluruh kaum muslimin.” (HR Muslim).

Untuk itu pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan beberapa butir-butir nasehat yang,
semoga, dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Sebab, keimanan itu bertambah dan berkurang, bertambah dengan ketaatan dan
berkurang dengan kemaksiatan.

Saudariku,

Jika Anda menghendaki taufiq untuk khusyu’ maka jauhilah dari memandang yang haram.
Jika Anda menghendaki taufik untuk hikmah, maka jauhilah dari banyak bicara
Jika Anda menghendaki taufiq untuk dapat mengetahui aib sendiri, maka hindarilah
mencari aib orang lain

Waspadalah Anda jika lalai dari tugas di jalan Allah karena tipuan Iblis, sesungguhnya tipuan dan rayuan Iblis itu bisa melalaikan Anda.

Agar Tak Selalu Bersalah

Agar Tak Selalu Bersalah

"Ibu maafkan Jamal (nama samaran) ya..."
Kata-kata itu datang dengan penyesalan yang amat sangat. Buliran air mata terjatuh dari kedua sudut matanya yang semakin sembab.
Samar-samar dari balik handphone terdengar suara rintihan tangis haru dari seorang ibu. Tidak jelas terdengar apa yang terucap. Namun, senggukan yang semakin mengeras dari Jamal menandakan suara wanita itu adalah suara haru penuh harap atas permintaan tulus sang buah hati.


Jamal tetap menunduk. Beberapa kali nampak tetes bening menetes di lantai laboratorium, tempat ia dipanggil oleh salah seorang guru yang terbiasa menangani anak-anak yang bermasalah.
Kembali ia menyeka kelopak matanya yang penuh airmata. Ia begitu haru.
---
Dari lubang kecil dipojok handphone sederhana itu, suara seorang ibu memelas penuh harap. Isaknya sesekali masih terdengar. Dan ketika sang Ibu memohon agar anaknya dapat dibina dengan baik di asrama, isaknya meledak.
"Usatdz, sejak malam pertama saya menikah saya sangat menginginkan mempunyai anak yang soleh," terangnya.
"Saya mohon Ustadz, didik anak saya, saya mohon.." lanjutnya. Sang ustadz nampak tenang mendengarkan segala pinta ibu tadi.
"Insya allah, Bu.. kami akan didik anak ibu sebaik mungkin."
---
 Jamal adalah satu anak di sebuah Sekolah Islam Terpadu. Hari-harinya selalu ceria. Wajahnya bersih dan tidak menampkan kenakalan sama sekali. Namun ada yang berubah akhir-akhir ini. Ia suka menghindar bila harus berpapasan dengan guru dari arah berlawanan. Ia juga tidak banyak bicara mengenai keadaannya.


Monday, 8 August 2011

Daftar Peserta Ekstrakurikuler SMPIT Baitul Muslim

Daftar Peserta Ekstrakurikuler SMPIT Baitul Muslim

Assalamu'alaikum


Alhamdulillah, kegiatan ekstrakurikuler akan segera dimulai. Sabtu, 6 Agustus 2011 yang lalu seluruh kelas VII telah memilih pilihan kegiatan dengan baik. Berikut kami sampaikan daftar nama-nama peserta ekskul.



Football Club
No
Nama
1
Ainul Ma'ruf
2
M. Roland Andriansah
3
Awang Bayu
4
Resultan Dimas Oktavian
5
Briliant Adam R
6
Putra Tegar Maulana
7
Ali Efendi
8
Yusron Hidayat
9
Ibnu Rino Khairurizal
10
Zola Nusantara Aji
11
Ardian Cipta Nugraha
12
Zamzami Rahmad
13
Dion Gofara Putra
14
Agam Prasurya Ramadhan
15
Nanda Putra
16
Renaldi Prasetyo
17
Gigih Dzaky Aziz
18
Listriasa Jihad Insani
19
Aji
20
Dimas Maulana
21
Vhica Cheysar
22
Faisal Akbar
23
Agus Wijaya


Karate
No
Nama
1
Danu
2
Deny prastyanto
3
Karate
4
Rofi Nurhalim
5
Profin Dicky Ardiansah
6
Dimas pradita Setiawan
7
Deny Sanjaya
8
Anas farhan Muttaqi
9
Farhan Abiyyu
10
Rachmat Alamsyah
11
Bayu Adji Kurniawan
12
Muklis Redo
13
Agung Wahyu Saputra
14
M Luthfi Rusydi
15
Berly Anreka M
16
Rahmat Abdillah
17
Insan Akmal

Contact

Address:

Jl. Batin Kyai, Labuhan Ratu Satu, Way Jepara, Lampung Timur 34196

Work Time:

Monday - Friday from 7am to 4pm and Saturday from 7am to 11am

Phone:

0852 6700 5252