6 Indikator Pengelolaan Kelas Yang Berhasil

Assalamu'alaikum


Guru Muslim Teladan yang dirahmati Allah swt.
Berbicara tentang pengelolaan kelas, tentunya tidak akan pernah ada cara yang paling tepat untuk menghandlenya. Penanganannya membutuhkan kreativitas serta ketekunan kita agar tercipta suasana kelas yang nyaman dan penuh sportifitas. Latar belakanag serta kemampuan siswa-siswi sangat berpengaruh terhadap penanganan kelas.


Nah, kali ini kita akan membahas beberapa hal terkait pengelolaan  kelas. Kelas yang kita idamkan keasyikannya justru bisa menjadi penjara bagi peserta didik bila kita memiliki salah pemahaman tentang pengelolaan kelas.


Berikut adalah postingan yang saya ambil dari milis sebelah dengan beberapa penambahan seperlunya. Salah satu yang membuat saya terkejut adalah perihal memberikan siswa konsekuensi, yang ternyata sama dengan mengancam siswa. Semuanya saya dapat dari situs teachers.net. silahkan menikmati indikator-indikator berikut ini.


  1. Guru mengerti perbedaan antara mengelola kelas dan mendisiplinkan kelas
  2. Setelah berada didalam kelas bersama peserta didik, sudah sepantasnya anda tidak merasakan  lelah yang sangat. Coba anda rasakan bagaimana kondisi anda setelah mengajar sekian jam. Insyaallah ketika anda menikmati dengan sebenarnya interaksi dengan murid bukan kelelahan yang anda dapatkan naum sebaliknya ada energi baru yang anda peroleh.
  3. Guru mengetahui perbedaan antara prosedur kelas (apa yang guru inginkan terjadi contohnya cara masuk kedalam kelas, berdoa, mendiamkan siswa, bekerja secara bersamaan dan lain-lain ) dan rutinitas kelas (apa yang siswa lakukan secara otomatis misalnya tata cara masuk kelas, pergi ke toilet dan lain-lain). Ingat prosedur kelas bukan peraturan kelas.
  4. Guru melakukan pengelolaan kelas dengan mengorganisir prosedur-prosedur, sebab prosedur mengajarkan siswa akan pentingnya tanggung jawab.
  5. Guru tidak mendisiplinkan siswa dengan ancaman-ancaman, dan konsekuensi. Ancaman atau sikap meluruskan kesalahan siswa dengan cara harus keluar kelas, ngepel kamar mandi, dan hal-hal yang mengganggu proses pembelajaran hanya akan merugikan siswa. Dan tentu hak siswa untuk mendapatkan informasi yang disampaikan guru akan hilang.
  6. Guru mengerti bahwa perilaku siswa di kelas disebabkan oleh sesuatu, sedangkan disiplin bisa dipelajari. Coba pahami, jika terdapat siswa yang melakukan sesuatu diluar prosedur  yang anda buat setelah itu atasi hal-hal yang membuat siswa bersikap demikian.

Jangan sampai anda terlambat memberikan atau memberitahukan prosedur yang harus berjalan dikelas anda. Karena anda akan kehilangan banyak energi untuk membentuk siswa jika diawal tahun ajaran anda tidak melakukan kesepakatan dengan mereka.
Ada dua hal yang membedakan antara guru yang berhasil dengan yang tidak.



  • Guru yang kurang berhasil menghabiskan hari-hari pertama di tahun ajaran dengan langsung mengajarkan subyek mata pelajaran kemudian sibuk mendisiplinkan siswa selama setahun penuh.
  • Guru yang efektif menghabiskan dua minggu pertama ditahun ajaran dengan meneguhkan prosedur.
Semoga uraian diatas membantu kita untuk dapat menciptakan kelas yang berkualitas. Terima kasih.

Ditulis ulang oleh Abu Adil.

Subscribe to receive free email updates: