Kelompok Mentoring

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk."
(an – Nahl ; 125)




SMP Islam Terpadu Baitul Muslim Way Jepara Lampung Timur sebagai salah satu sekolah yang diharapkan dapat mengembangkan fitrah anak, melaksanakan beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang diharapkan dapat menjaga sekaligus memamahbiakkan potensi anak didik.


Salah satu kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik adalah mentoring. Kegiatan ini sangat unik, karena murabbi (pembimbing mentoring) berperan sebagai guru, ayah, teman, pemimpin sekaligus syaikh dalam kegiatan tersebut.


Apa sebenarnya mentoring?


Mentoring Islam  adalah metode belajar dengan sistem mendukung dan mendorong siswa untuk mengatur metode belajarnya sendiri agar maksimal potensi membangun ketrampilan, mengembangkan performa yang sesuai kepribadiaan Islam.



Terdapat beberapa definisi tentang mentoring.



Pertama mentoring itu merupakan suatu bentuk interaksi sosial dalam wujud suatu hubungan antar-manusia. Kedua, mentoring merupakan proses yang membantu seseorang untuk menemukan kenyamanan menghadapi proses pembelajaran dalam hidupnya. Ketiga, mentoring merupakan proses peningkatan.Baik peningkatan profesionalitas, dan performa. Keempat, yang pasti mentoring bukan untuk mendikte, tapi mentransfer pengetahuan dan pengalaman. Kelima, mentoring membantu mentee* untuk menemukan jati dirinya.

* mantee istilah untuk peserta mentoring



Guna menumbuhkan suasana pembinaan yang kondusif dalam melakukan transformasi ilmu dan nilai-nilai Islam, maka perlu dikembangkan budaya pembinaan yang islami. Nilai-nilai Islam yang dikembangkan menjadi parameter dalam mengukur keberhasilan pengelolaan mentoring, antara lain: 

-
Ibadah.
Segala aktivitas yang diselenggarakan dalam pengelolaan mentoring dijiwai oleh semangat untuk beribadah kepada Allah dan mengharap keridlaan-Nya.  
-
Profesional.
Aktivitas pengelolaan mentoring dirancang dengan cermat, diselenggarakan secara detail, selesai dilaksanakan dengan tuntas dan berhasil tercapai tujuannya dengan baik.
-
Kualitas.
Aktivitas pengelolaan mentoring diselenggarakan untuk mencapai hasil dengan kualitas yang sebaik-baiknya.
-
Prestasi.
Seluruh komponen yang terlibat dalam aktivitas pengelolaan mentoring, baik Pengurus TPM,
Mentor maupun peserta diharapkan mampu berprestasi setinggi mungkin di bidangya masing-masing.
-
Perbaikan.
Seluruh komponen yang terlibat dalam aktivitas pengelolaan mentoring, baik Pengurus TPM,
Mentor maupun peserta berusaha untuk melalukan perbaikan secara individual maupun kelompok demi suksesnya program ini.

Mengapa mentoring tetap dilaksanakan, bukankah secara materi SMPIT Baitul Muslim telah banyak memberikan materi keagamaan?


Sesuatu yang tidak didapati kecuali melalui kegiatan mentoring adalah hangatnya suasana yang tumbuh di sebuah lingkaran kecil yang dipenuhi suasana ruhiyah yang tinggi. Tidak seperti ruang kelas yang dibatasi jarak antara murid dan guru, murid menghadap guru dan sebaliknya. Dalam kegiatan mentoring guru (murabbi) dan murid duduk dalam sebuah lingkaran yang akrab.


Dalam satu halaqah, jumlah peserta tidak lebih dari 12 orang dengan agenda kegiatan yang jelas. Dan untuk mengembangkan kegiatan, biasanya murabbi menambah ragam kegiatan dengan rihlah, mabit, jaulah, ziarah, riyadhoh dan lain sebagainya. Selain itu, dengan kurikulum yang tarbiyah yang rapi, insyaallah, mentoring akan mempercepat kemampuan peserta untuk memahami Islam secara kaffah dan terlihat dari pembelaan dan kecintaan mereka terhadap agamanya.




bersambung--

Subscribe to receive free email updates: