Persiapan Akreditasi

Ada yang menarik belakangan ini di sekolah kita tercinta. Coba deh, perhatiin. Dari tukang jaga malam yang baru, OSIS yang sebentar-sebentar ngumpul, bersih-bersih gudang, pindahan ruang, aneka peralatan lab yang digotong kesana-kesini. Wajah sekolah juga dipoles warna biru laut hingga terkesan kokoh berwibawa. 





Hal-hal tersebut sebenarnya tidak kalah ngerepotinnya bagi para guru. Semua arsip kegiatan yang pernah dikerjakan mesti di obrak-abrik lagi lengkap dengan dokumentasinya, jadi wajar kalo guru-guru pada bongkar-bongkar lagi brangkas yang lama tidak ditengok.



Senin, 19 September 2011 adalah hari yang menentukan bagi SMP Islam Terpadu Baitul Muslim karena tim accessor akan datang kemudian menilai kelayakan sekolah untuk mendapatkan nilai apakah A, B, C atau bahkan D. Walaupun kita sudah terbiasa dengan pengelolaan sekolah sesuai dengan Standar Mutu SIT, tetap saja kita sedikit dagdigdug. Boleh jadi karena kita akan mengetahui seperti apa sebenarnya wajah kita.


Akreditasi..ya! 
Beberapa guru mungkin sudah sering mengatakan pada kalian bahwa sekolah kita akan di-akreditasi. Ada yang sudah tahu apa itu akreditasi? Kalo nanti ada yang nanya, siapain jawabannya seperti ini. Akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian (assesment) secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah.


Ada beberapa sekolah di Lampung Timur yang mendaftarkan diri kepada UPA Kabupaten Lampung Timur untuk segera di akreditasi. Beberapa sekolah nampak sibuk sekali dengan berbagai persiapan terutama persiapan fisik seperti data guru, siswa, inventaris sekolah bahkan ada yang sampai lembur-lembur. Lalu sebenarnya apa tujuan dari akreditasi?


Tujuan akreditasi sekolah antara lain adalah :
Menentukan tingkat kelayakan sekolah dalam menyelenggarakan kelayakan pendidikan, dan
Memperoleh gambaran tentang kinerja sekolah


Lalu apa fungsi akreditasi sekolah bagi kita?
Terdapat beberapa fungsi akreditasi yang bisa kita peroleh. Tidak hanya sekedar agar bisa ujian sendiri, jauh dari itu adalah adanya pengetahuan, yakni dalam rangka mengetahui bagaimana kelayakan dan kinerja sekolah. Selain itu juga agar sekolah dapat mempertanggungjawabkan apakah layanan yang diberikan memenuhi harapan atau keinginan masyarakat dan yang terakhir agar sekolah dapat melakukan peningkatan kwalitas atau pengembangan berdasarkan masukan dari hasil akreditasi. Insya allah banyak deh hal-hal berharga yang bisa kita dapat dari akreditasi baik untuk siswa, guru, orangtua, yayasan maupun lingkungan sekitar.

Subscribe to receive free email updates: