I Leave My Family…

Oleh : Prima Rama Fitrilia


Hi friends… Perkenalkan namaku Zhifana Rilyana Fitri. Aku biasa dipanggil Ana. Aku lahir pada tanggal 06 Januari 2000 (masih muda kan..? hehehe) sekarang aku duduk di kelas VII SMP, tepatnya di SMP IT Baitul Muslim, Way Jepara. Teman, di sekolahku ini menyediakan Boarding School dan Fullday lho..!! karena jarak dari rumahku lumayan jauh ke sekolah, jadi seka-rang aku tinggal di asrama dan harus berpisah dengan orang tua (sedih ya..). Mmm… Kalian ingin tau kan?? Pe-ngalaman apa saja yang telah aku alami selama aku di sini..?? kita lihat ce-ritanya yuks..!!

***

Hari ini, aku akan mendaftar sekaligus test di SMP-IT Baitul Muslim. Sebelumnya aku diajak ayah dari salah satu temanku yaitu Afifah untuk mendaftar di sini. Tadinya aku masih ragu, tapi dicoba dulu saja ah...! karena perjalanannya cukup lama, sampai-sampai aku tertidur di mobil. Setelah beberapa jam kemudian,
 “Huch! Alhamdulilah, akhirnya sampai juga.” Ujarku sambil turun dari mobil.
Beberapa langkah ku berjalan, di sana aku bertemu dengan beberapa temanku di SD IT Insan Mulia, Kota Gajah. Dian-taranya adalah, Hafidz, Lucky, Afifah, Putri, Ikhsan, Hilmi, dan Syarif. Ternyata mereka juga mendaftar di sekolah ini. Gem-biranya hatiku saat melihat mereka di sini. Tiba-tiba Putri datang menghampiriku dan bertanya
“Hai.! Ana, kamu mendaftar di sini juga?.” Tanyanya.
“Hai Putri! Iya aku mau coba-coba dulu.” Jawabku.
 Setelah beberapa jam kemudian, kami diarahkan memasuki kelas yang telah disediakan untuk mengerjakan test tertulis dan test membaca Al-Qur’an. Dan test tertulisnya antara lain: IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Soal testnya lumayan sich, dari pada lumanyun (wkwkwk). Kini giliranku untuk test membaca Al-Qur’an, sedikit deg-degan sich, karena belum biasa dengan guru pendampingnya. Setelah pendaftaran dan test, kini saatnya aku kembali kerumah dan menunggu pengumuman hasil lulus atau tidaknya. Do’akan aku ya teman, semoga saja aku lulus. Amien.

Beberapa minggu kemudian....

Ddrrrttt..drrrttt....  tiba-tiba HP Papa bergetar tanda sms masuk, ternyata diberitahukan bahwa aku lulus untuk masuk ke SMP-IT Baitul Muslim ini.
”Alhamdulillah aku lulu.” Ujarku.
Dan diberitahukan bahwa berangkat ke asrama akhwat (pe-rempuan) Baitul Muslim pada tanggal 07 juli 2011.

***

Apa kabar teman?? Hari ini aku akan berangkat ke asrama akhwat Baitul Muslim. Dengan membawa peralatanku, yang akan kubawa ke asrama akhwat Baitul Muslim. Setelah sampai di  asrama, banyak teman-teman disana yang belum aku kenal. Hanya Afifah dan Putri saja karena  mereka adalah teman SD-ku. Dengan perlahan aku berjalan menuju kamar yang telah disediakan untukku yaitu kamar Aisyah 3 yang beranggotakan 6 orang anak. Lalu aku membereskan pakaian-pakaianku ke dalam lemari. Satu kamar terdiri dari 3 dipan, kalian pasti bingung kan? mengapa hanya 3 dipan???? Satu dipan terdiri dari 2 tempat yaitu dipan atas dan bawah. Aku  tidur di dipan bagian atas, jika aku ingin pergi tidur, aku harus menaiki tangga terlebih dahulu (susah ya??..) setelah aku liha-lihat ternyata aku sekamar dengan Putri, dan teman sekamarku yang lain adalah Nadya, Mawar, Fika,dan Poppy. Tetapi aku tidak sekamar dengan Afifah, kamarnya berada di seberang asramaku. Tapi, kalau makan setiap kamar ada jadwal piket rantangnya, (cape’ dech). Sekarang aku harus mempersiapkan pakain untuk sekolah besok dan menjalani MOS (masa orientasi siswa) selama 3 hari. Hari ini adalah hari pertama aku berangkat sekolah. Ada rasa bahagia, bingung, aneh, deg-degan, pokoknya gitu deh !!! di sini aku baru berkenalan dengan  Azizah, Nadya, Fika, Poppy , Faiz, Anisa, dll. MOS yang pertama kali ini berada di kelas, ada kelas Afganistan dan Palestina. Aku  masuk dikelas palestina. Hari itu agendanya adalah membuat yel-yel kelas. Hari kedua  adalah menyanyi, dan hari ketiga kami pergi ke danau, Way Jepara. Disana banyak permaiananya lho!! Ada jaring laba-laba, menjatuhkan diri, dll. Setelah main, kami pun pulang ke asrama
”Duch, cape’ banget..” Keluhku.

***

Hai friend…??? hari ini adalah awal aku akan mendapat pelajaran dari guru-guru baruku. Aku  berada di kelas 7A Bilal Bin Rabbah dengan Afifah dan Putri. Bel berbunyi pada pukul 07.15 pagi dan pulang pada pukul 16.00 WIB atau setelah sholat ashar, (kasian…kasian…kasian). Tapi seru aja kok. Tidak lama kemudian ada rolling kelas, aku dipilih untuk masuk kelas 7D Abdurrahman Bin Auf. Di sana aku sekelas dengan Lucky, karena kelasku adalah kelas campuran antara ikhwan dan akhwat. O, ya, friends!! Kalau habis sholat ashar ni ya, aku cepat-cepat berlari agar mendapat antrian mandi pertama (hehe). Begitu juga dengan yang lainya. Setelah mandi aku makan pukul 17.00 WIB. Lalu apel asrama untuk berangkat ke masjid. Di masjid  aku sholat maghrib berjama’ah lalu tahfidz dan sholat isya berjama’ah  kemudian pada pukul 20.10 WIB, aku bimbel dengan  guru bimbelku dan selesai pada pukul 21.10 WIB (aduh, ngantuk banget!!). Kemudian aku pulang ke asrama dengan wajah yang super ngantuk dan bleggh..(zzz,,zzz..) sampai dech di pulau kapuk.. (haha).

***

Tau gak friends?? Di Baitul Muslim ini, aku mempunyai banyak sahabat. Tetapi yang paling akrab denganku adalah Afifah, Putri, Nadya, Azizah, Anisa. Mereka semua adalah sahabat-sahabat terbaikku. Jika membicarakan persahabatan di SMP ini, aku jadi teringat dengan sahabat-sahabatku di SD. Aku kangen banget dengan mereka, Mungkin hanya liburan saja aku bertemu dengan sahabatku di SD, itu saja kalau bertemu. Dalam kehidupan kalian, pasti Mempunyai sahabat kan? Dalam persahabatan kalian ada perselisihan gak?? Pasti ada juga kan?? Berarti kita sama teman, aku juga sering ada perselisihan dengan sahabat-sahabatku. Biasanya itu karna PPT alias pilih-pilih teman, egois, dan karna suatu masalah yang lainya. Walaupun begitu, aku happy-happy aja kok. Disini aku menemukan tali persaudaraan yang sesungguhnya dan persahabatan yang sebenarnya. Ternyata sahabat lebih dari penting dalam kehidupanku. Jika aku mempunyai masalah aku bisa curhat pada salah satu sahabatku, dan itu bisa menenangkan sejenak masalah yang ada dalam benakku, jika aku sedih dialah yang akan menghiburku, bagiku persahabatan tidak akan pernah terjadi jika kita tidak saling memahami. Mencari sahabat itu susah, tapi mencari musuh itu sangat mudah.

***

How are you friends?? Hari ini sekolahku mengadakan rihlah alias jalan-jalan lho!! Rencananya sich  kami ingin ke kali mesin. Bagaimana ya tempatnya?? Apakah kali yang ada mesinya, (hehe.. just kidd!). Semua siswa SMP-IT berkumpul di sekolah dan menunggu truk datang untuk membawa kami ke kali mesin. Perjalananya cukup jauh, jadi kami harus sedia peralatan yang di perlukan. Setelah mobil datang, semua naik ke truk dan, go!! setelah beberapa menit berlalu , ternyata mobil yang aku tumpangi salah jalan dan harus putar balik dan kebetulan matahari sedang terik-teriknya (mantaap!!). Setelah putar balik, kami salah jalan lagi,
”Aduch capee’ bangeets!” Keluhku dalam hati.
Sampai-sampai kami salah jalan tiga kali. Setelah menempuh jalan yang kurang menyenangkan, akhirnya kami pun sampai. ”Alhamdulillah, selamat sampai tujuan.” Ujarku sambil turun dari mobil.
Setelah itu kami turun dari mobil dan langsung menuju tempat yang dituju yaitu air (ckck). Disana ada permainannya teman, Terdiri dari dua orang dan yang satu ditutup matanya dan yang satunya menunjukkan arah jalan sampai tempat yang telah ditentukan, dengan melawan arus yang sangat deras. Tidak terasa sudah lama aku bermain sampai adzan dzuhurpun berkuman-dang. Akupun segera mengambil pakaianku dan mengambil air wudhu. Karena tidak ada tempat untuk sholat, kami pun sholat di tengah pepohonan dan beralaskan dedaunan. Setelah sholat kami makan siang bersama lalu kami bermain lagi. Karena sudah lelah bermain, akupun mengajak Azizah untuk mandi di tempat penduduk sekitar. Setelah mandi, hujan mulai rintik-rintik, aku langsung lari menuju mobil truk yang aku tumpangi tadi. Setelah sampai,ternyata mereka sudah siap berangkat untuk pulang dan hanya menunggu aku dan Azizah saja (hehehe).

***

Hari ini aku akan kemah di Plang Hijau teman!!. Setiap siswa akan dibagi menjadi beberapa  kelompok. Aku dengan kelompok melati yang berjumlah 10 siswa. Dan yang menjadi ketuanya adalah aku sendiri (ckckck). Kelompokku ini dibim-bing oleh amah Fitri, seru lho!. Setelah sampai, aku dan kelom-pokku mendirikan tenda dan menata peralatan yang telah dibawa. O, ya,  friends, di kemah ini ada berbagai perlombaan lho!! Antara lain nasyid, LCT, memasak, dsb. Aku mengikuti lomba nasyid dan LCT. Lomba LCT-pun dimulai, sedikit deg-degan sich. Setelah dilihat nilainya, ternyata nilaiku sama de-ngan kelompok Azizah. Saat diadu lagi,Yach.. sayang, kelom-pokku kalah cepat dengan kelompok Azizah, Gak apa-apa, yang penting sudah mencoba. (hehe) O, ya, friends, ada cerita nieh, sehabis pulang hiking, akan dilaksanakan lomba memasak antar kelompok dengan bahan parasut alias tahan air, jadi airnya bisa tembus. Akhirnya sebuah tikar di letakkan di atas tendaku. Ya.. sekedar mengurangi air yang masuk. (wkwkwk). Dan kebetulan tendaku tidak ada dapurnya teman. Jadi semua peralatan dapur dimasukkan ke tenda. (bete’ bangeets) sudah sempit, basah, kecil tendanya, yang pasti gak enaak bangeet..
”Mungkin sudah nasib ya??” Ujarku pada diriku sendiri. Lomba masakpun akan dimulai, dan waktu hanya 1 jam saja, dengan bahan utama adalah kentang. Kelompokku akan me-masak martabak kentang teman! Seperti apa ya jadinya? Setelah dinilai oleh dewan juri, ternyata martabak kentangnya setengah matang, sebenarnya sich enak (hahaha).
Hari ini kemahku akan berakhir, kami diminta untuk mem-bawa air minum sebanyak-banyaknya, ternyata kami diminta  berjalan kaki untuk sementara sampai batas yang sudah diten-tukan. Duch rasanya ingin pingsan,
“Mungkin ini ujian.” Ujarku sambil berjalan.
 Ditengah perjalanan, aku bertemu dengan seorang pengem-bala sapi. Orangnya sangat ramah. Tiba-tiba terlintas sebuah ide di kepalaku.
”Om, boleh numpang naik gerobaknya gak Om?? Tiga orang saja?” Ujarku.
 “Owh… boleh sampai masjid kan?” Jawab Om itu.
“ iya Om ” Jawabku.
Akhirnya aku, Azizah, dan Putri naik ke gerobak sapi. Ini adalah pengalaman pertamaku naik gerobak sapi (hehe).  Setelah sampai di masjid, lalu aku sholat dzuhur dan go!! Pulang… horee…

***

Sampai malam ini,Tidak terasa sudah berbulan-bulan aku di asrama. Aku mulai merasakan hal yang tidak biasa. Aku mera-sakan rasa rinduku dengan orang tuaku, sudah lama aku mening-galkan mereka disini.
”Ya Allah, apa yang harus aku lakukan jika aku dalam kea-daan seperti ini?” Ujarku sambil berdo’a.
Pada saat itu juga, aku pergi ke suatu tempat yang di sana hanya ada aku seorang. Aku menatap ke langit penuh bintang, dan membayangkan wajah Mama dan Papa. Saat mereka ber-canda tawa bersamaku, saat mereka merawatku ketika aku sakit, dan saat mereka membuatku tersenyum. Satu persatu, air mataku pun mulai menetes di pipiku.
”Ya Allah.. Sampaikanlah rasa rinduku kepada mereka, dan katakanlah aku sangat menyayanginya ya Allah..” Ujarku sambil meneteskan air mata dan berdo’a.
Di sini hidup tanpa orang tua memang susah teman!! Apalagi kalau kita sedang sakit, pasti akan terbayang jika sedang sakit dirumah dan dirawat oleh Mama dan Papa. Tetapi, dengan kita jauh dari orang tua, kita bisa menjadi anak yang mandiri dan seorang akhwat sejati. Mungkin orangtuaku menyekolahkanku di sini dengan suatu maksud yang baik.
”I MISS YOU MY PARENTS” Ujarku dengan mengusap air mata.
Setelah selesai melepas rindu, akupun kembali ke asrama dan melakukan aktivitasku seperti biasanya.
Sudah dulu ya ceritanya.

Subscribe to receive free email updates: