Kemah

Oleh : Nadia Widya Aeterna


Awal Desember 2009, sebentar lagi tanggal 26, Ulang tahun SAKA BHAYANGKARA Mataram Baru yang ke-3. Dan itu tandanya akan ada perkemahan. Sayang sekali aku dan Rina saudara kembarku tidak  terpilih untuk mewakili SMP IT Baitul Muslim
Dua minggu sebelum kemah. Tiba-tiba HP-ku berdering, lalu aku mengangkat telfon itu…
“Assalamuallaikum…” Dari dalam HP
“Walaikumsallam… Ini siapa ya…?”
“Ini pak Eko…”
“Oow…Pak Eko, kenapa pak…?”
“Bapak mau mgomong sama ibu kamu…”
Akhirnya HP-ku,  aku berikan ke ibuku.
Beberapa menit kemudian telfonnya mati, aku dan Rina bertanya pada ibu ,
“Tadi pak Eko ngomong apa..?”
Ibu cerita, tadi pak Eko bilang kalau Rina akan diajak kemah. Waktu mendengar itu rasanya aku pengen nangis, tapi aku tahan. Kenapa hanya Rina yang kepilih, aku kan juga pengen ikut ke-mah.
Selama 3 hari, aku mengantar Rina latihan kemah. Waktu hari ke-3 itu, aku disamperin sama pak Eko dan pak Anton.
“Rania, kamu mau ikut kemah…?” Tanya Pak Anton.
“Pengen pak… Tapi Rania kan enggak di ajak…” Jawabku.
“Kamu boleh ikut, tapi ada syaratnya…” Kata Pak Eko.
“Apa Pak syaratnya…?”
“Syaratnya, kamu harus siap diikutin untuk lomba apa aja…” Jelas pak Eko.
“Iya… Rania siap pak…”
“Ya udah…mulai besok kamu ikut latihan…”
“Iya pak…”
Seneng banget rasanya bisa di ajak, meskipun ada syaratnya.
*Mulai latihan
        Hari ini aku sudah mulai ikut latihan…tapi aku belum mendapat kepastian, nanti aku mau ikut lomba apa. Yang baru aku tau, aku ikut lomba baris-berbaris, karnaval dan lintas alam. Lomba-lomba itu memang di ikuti hampir semua anak.
        Dari hari pertama sampai hari terakhir latihan, aku hanya latihan baris-berbaris…
 Di hari ke9  latihan, aku sudah mengalami banyak hal, di marahin sama kak Toyib karena  senyum-senyum waktu latihan baris-berbaris. Kepalaku kena tongkatnya Bani waktu latihan baris-berbaris, kalau aku marahin Bani nanti bisa-bisa aku yang di marain habis-habisan sama kak Toyib..sabar..sabar…dan masih banyak lagi pokoknya.
        Hari ini, hari ke 10 dan hari ke 11, besok aku dan temen-temen, di beri waktu untuk istirahat dan mencari barang-barang yang dibutuhkan.

***

Berangkat ke Bumi Perkemahan Tulung Pasik Mataram Baru

Hari yang sudah aku dan teman-temanku tunggu, akhirnya datang juga. Seperti kemah-kemah yang sebelumnya, kita be-rangkat naik truk.
Waktu dijalan yang lumayan rusak, tiba-tiba.. GUBRAK…! Nova yang badannya lebih besar dan lebih tinggi dari aku, jatuh menimpaku. Berat plus sakit sekali. Karena dibawahku ada tongkat-tongkat bambu untuk lomba baris-berbaris. Dan yang Lebih parah lagi, kita berdua ditertawakan. Sungguh memalukan.
Akhirnya sampai juga… Beruntung kemarin teman-teman yang putra sudah kesini mendirikan tenda, jadi kami hanya mera-pikan dan membuat pagar.
Sesudah selesai merapikan dan membuat pagar, kita bersiap-siap untuk melaksanakan upacara pembukaan. Upacara pam-bukaan berlangsung cukup lama, Banyak peserta yang pingsan, tapi beruntung anak-anak SMP IT Baitul Muslim itu kuat-kuat, jadi tidak ada yang pingsan… Kasihan kakak-kakak SAKA BHAYANGKARA pasti keberatan mengangkatnya. Hehe…
Selesai upacara, kita bersiap-siap untuk lomba, lomba di hari pertama adalah pionering, water hang, ninja warior, miniature tenda, semaphore dan moerse.
Malamnya kita lomba memasak, dan meminum air. Sebelum lomba minum air, aku dan teman-teman membeli nasi goreng. Ketika aku sudah kekenyangan tiba-tiba Pak Anton mendatangi-ku dan memerintahku untuk mengikuti lomba minum air.
Aku  bingung, sebelumnya yang ditugaskan untuk lomba ada-lah Ina. Tapi mengapa jadi aku? Aku sudah tidak kuat minum air 3 liter. Akhirnya Citra yang mengikuti lomba itu. Pasti Pak Anton kecewa sekali kepadaku. Huh… Aku benar-benar sungkan dengan Pak Anton.

***

Pada hari ke-2 lombanya adalah teknologi tepat guna, tarik tambang, meniup bola pingpong, koin buah, pionering indah, karnaval, lintas alam, dan baris-berbaris.
Tapi ketika lomba baris-berbaris kami didiskualifikasi, karena tongkatnya Bani menyentuh pagar arena lomba baris-berbaris. Tetapi kami tidak ingin menyalahkan Bani, kejadian itu kami anggap something trouble aja.
Malam ke 2 lombanya adalah pidato, pentas seni, dan bakar ikan. Lomba pentas seni, kami di wakilkan oleh regu putra. Mereka menampilkan puisi tentang ibu. Puisinya bagus sekali, kakak-kakak SAKA BHAYANGKARA saja terharu mende-ngarnya. Sampai-sampai ada yang menangis.
Hari ke-3 adalah hari terakhir kita kemah, waktunya aku dan teman-teman merapikan tenda dan barang bawaan. Hari ini juga hari pengunguman lomba.
Untuk SMP IT Baitul Muslim ini adalah kemah yang pertama kalinya di lomba SAKA BHAYANGKARA Mataram Baru. Dan untuk permulaan ini, kita berhasil membawa pulang 5 piala dan 4 hadiah. Lumayan deh, kan baru pertama ikut.
Sedih sekali rasanya meninggalkan Bumi Perkemahan Mata-ram Baru, tidak rela berpisah dengan teman-teman baru dan kakak-kakak SAKA BHAYANGKARA. Tapi sekarang sudah waktunya pulang.
Wassalamuallaikum semuanya… Semoga kita bisa bertemu lain waktu. Semoga tahun depan aku bisa ikut lagi

Subscribe to receive free email updates: