Islamic Full Day and Boarding School

Program Unggulan: Full Day Reguler - Fokus akademik. Boarding Reguler - Fokus akademik dan diniyah. Boarding Takhasus - Fokus menghafal Al-Quran 30 juz.

Daftar Online Tentang Kami Simulasi Test Soal Test Tahfizh Siswa Reguler Tahfizh Siswa Takhasus

Informasi Terbaru

Thursday, 1 May 2014

10 ALASAN JANGAN IKUTAN ODOJ

10 ALASAN JANGAN IKUTAN ODOJ

Mungkin dari kita ada yang sudah mengenal apa itu ODOJ? Tapi ada juga mungkin yang belum tahu apakah ODOJ itu? ODOJ adalah gerakan One Day One Juz yang mengajak anggotanya untuk bisa konsisten membaca Al-Qur'an satu hari satu juz. Namun, jangan sampai Anda terjebak untuk ikut-ikutan.
Berikut 10 alasan mengapa kita jangan sampai ikutan ODOJ:
1. Bahaya ketagihan. Ikut ODOJ membuat kita jadi keagihan walaupun awalnya berat, tapi jika sudah terbiasa, setiap hari selalu ada motivasi untuk tilawah 1 juz.
2. Ingat Al-Qur'an terus. Mau keluar rumah yang diingat sudah bawa Al Quran belum? Kalau Qurannya di dalam HP yang diinget HP-nya dah di-charge penuh belum? Kemana-mana ingat Quran untuk dibawa.
3. Ga bisa melamun/menghayal. Kalau biasanya ada waktu luang, tanpa sadar kita sering gunakan untuk ngelamun atau menghayal. Entah di bus umum, taxi, nunggu pesanan makanan, nunggu motor/mobil dicuci, dll. Kalau ikut ODOJ, waktu kita jadi sempit, tapi jadi lebih berharga untuk dilewakan begitu saja.
4. Jadi jarang main game. Biasanya kan dikit-dikit kita suka main game di HP, saat pergi mengurus sesuatu sambil nunggu selesai kita buka HP : bikin status di FB, baca-baca status orang lain, nge-tweet, foto selfie, upload macam-macam, dll. Kalau sudah ikut ODOJ, kayaknya sayang banget kalau belum tuntas jatah juz-nya.
5. Sinetron gak laku. Untuk yang sudah bekerja, apalagi perempuan, terkadang pulang kantor refreshing nonton sinetron. Kalau sudah gabung di ODOJ, boro-boro nonton. Pulang kantor santap malam, sholat isya', trus duduk anteng ngelarin juz-nya.
6. Koran vs Quran. Dulu pulang kantor yang dicari koran. Hari libur weekend pagi-pagi nongkrong di teras sambil ngopi sama santap cemilan, bacaannya koran. Sekarang koran sudah ada saingannya, yaitu Quran.
7. Pelit waktu. Jadi sering itung-itungan sama waktu. Planning buat nyicil bacaan. Ada yang jam istirahat ngatur waktu antara makan, tidur, sama tilawah. Pulang kantor yang cicilan tilawahnya masih banyak, pasti mikir-mikir kalau diajak nongkrong atau kongkow-kongkow.
8. Tiap hari punya hutang. Hutangnya 10 lembar tilawah Quran. Bayarannya terserah kita yang ngatur, mau dibagi 2 tiap sebelum atau sesudah sholat wajib. Atau ada juga yang bayar sekali duduk langsung lunas. Kalau dah dibayar tenaaangnya ga bisa dibayangin.
9. Ketergantungan obat. Banyak yang bilang, tilawah Quran itu seperti obat anti galau. Karena banyak jomblowan/jomblowati yang kepergok duduk sendirian baca Quran dengan tujuan menghilangkan galau dengan sekali duduk langsung done/kelar.
10. Nambah-nambahin saudara. Yang gak suka punya teman atau sahabat apalagi saudara, jangan gabung deh, soalnya ikutan ODOJ minimal nambah saudara 30 orang. Yang saling ngingetin kalo belum kelar, memberi semangat, saling mendoakan pokoknya kayak ketemu saudara ketemu gede gitu deh.
Jadi kalau hidup Anda merasa cukup tergantung dengan segala hal berbau duniawi, cukup dengan kebahagiaan semu, puas dengan rutinitas tanpa sentuhan lantunan kalam illahi. Mungkin sudah saatnya Anda bergabung agar lebih imbang bahwa kebahagiaan itu tidak selalu ada di dunia ini, tetapi juga ada di kampung akhirat kelak. Wallahu alam, semoga bermanfaat!
By: Bemwiezhanarcho - G83 [DP-Promas]

Bungkus dan Isi

Bungkus dan Isi

Hidup akan sangat melelahkan, sia-sia & menjemukan bila pikiran hanya digunakan untuk mencari & mengurus BUNGKUS-nya saja serta
mengabaikan & mengacuhkan ISI-nya.

Apa itu "BUNGKUS"-nya dan apa itu "ISI"-nya?.

"Rumah yang indah" hanya bungkusnya..
"Keluarga bahagia" itu isinya...

"Pesta pernikahan" hanya bungkusnya..
"Sakinah, mawadah, warahmah" itu isinya...

"Ranjang mewah" hanya bungkusnya..
"Tidur nyenyak" itu isinya...

"Kekayaan" itu hanya bungkusnya..
"Hati yang bahagia" itu isinya...

"Makan enak" hanya bungkusnya..
"Gizi, energi, dan sehat" itu isinya...

"Kecantikan dan Ketampanan" hanya bungkusnya..
"Kepribadian dan hati" itu isinya...

"Bicara" itu hanya bungkusnya..
"Amal nyata" itu isinya...

"Buku" hanya bungkusnya..
"Pengetahuan" itu isinya...

"Jabatan" hanya bungkusnya..
"Pengabdian dan pelayanan" itu isinya..

"Kharisma" hanya bungkusnya..
"Ahlaqul karimah" itu isinya...

"Hidup di dunia" itu bungkusnya..
"Hidup sesudah mati" itu isinya...

Utamakanlah ISI-nya..
Namun rawatlah BUNGKUS-nya...

Jangan memandang rendah & hina setiap BUNGKUS yang kita terima, karena berkah tak selalu datang dari BUNGKUS kain sutera melainkan juga datang dari BUNGKUS koran bekas..

Janganlah setengah mati mengejar apa yang tak bisa kita bawa mati..

[Ust. DR. Amir Faishol Fath, MA.]

SELAMAT MEMASUKI TGL 01 RAJAB
اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان.  ... آمين
Ya Allah berkahilah kami di bulan rajab dan sya'ban serta sampaikanlah kami kpd bulan ramadhan

آمِيّنْ... آمِيّنْ... يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْ

Contact

Address:

Jl. Batin Kyai, Labuhan Ratu Satu, Way Jepara, Lampung Timur 34196

Work Time:

Monday - Friday from 7am to 4pm and Saturday from 7am to 11am

Phone:

0852 6700 5252