Islamic Full Day and Boarding School

Program Unggulan: Full Day Reguler - Fokus akademik. Boarding Reguler - Fokus akademik dan diniyah. Boarding Takhasus - Fokus menghafal Al-Quran 30 juz.

Daftar Online Tentang Kami Simulasi Test Soal Test Tahfizh Siswa Reguler Tahfizh Siswa Takhasus

Informasi Terbaru

Monday, 24 October 2016

Tahfizh Award Periode September 2016

Tahfizh Award Periode September 2016

Berikut daftar penerima Tahfizh Award periode 1-25 September 2016

Kategori: Perkembangan tahsin terbaik
1. Elnath Regal R
2. I'lanis Syifa Az Zahra
Kategori: Hafalan terbanyak Ikhwan
1. 8d: Aji Ramdani 156 baris
2. 9e: Ridho Nanda Putra 50 baris
Kategori: Hafalan terbanyak akhwat
1. 8a: Fathiyah M. Arrohmah 178 baris
2. 9b: Fitria Salsabila 972 baris
Kategori: Murojaah terbanyak ikhwan
1. 8d: M. Eki Wiralaga Afrizal 858 baris
2. 9a: Eva Pramudita W 685 baris
Kategori: Murojaah terbanyak akhwat
1. 8b: Dea Nur Fitriani 217 baris
2. 9d: Izzul Ikhwanuddin 199 baris
Kategori: Hafalan terbanyak (takhasus) ikhwan
1. Salman Rabbani 7 halaman (2 juz)
2. Riswadi 12 halaman
Kategori: Hafalan terbanyak (takhasus) akhwat
1. Salma Sabila 19 halaman
2. Fathiya Al Khansa 26 halaman
Kategori: Lulus uji terbaik (takhasus) kelas 9
1. Harits Dzaki Muyassar
2. Fathimah Nur Sholehah
Siswa yang berhasil menyelesaikan setor hafalan 30 juz
1. Fitria Salsabila

Semoga tahfizh award ini dapat memotivasi kita semua untuk semakin giat menghafal Al Quran. Aamiin.

PJ Tahfizh

Slamet Setiawan, SHI

Saturday, 22 October 2016

SMP IT Baitul Muslim Gelar Seminar Parenting untuk Wali Murid

SMP IT Baitul Muslim Gelar Seminar Parenting untuk Wali Murid



Way Jepara - (22/10/16) SMP Islam Terpadu Baitul Muslim menggelar seminar parenting bagi orang tua siswa sekaligus pembagian hasil Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil 4 - 10 Oktober lalu. Acara digelar di aula lantai tiga gedung sekolah.

Adalah Suprihatin, S.Psi, sebagai pembicara dalam acara tersebut. Seorang psikolog yang juga merupakan salah satu pendidik di SMP IT Baitul Muslim. Beliau menyampaikan pentingnya peranan orang tua dalam mensukseskan pendidikan anak.

"Orang tua punya peran sebagai mitra sekolah dalam mendidik siswa. Karena seorang siswa sudah pasti menghabiskan waktu lebih banyak di rumah, maka jika orang tua tidak melakukan pendampingan terhadap anak akan rentan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih lagi penanaman karakter di sekolah harus di follow up di luar lingkungan sekolah." Papar Suprih.

Beliau melanjutkan, di era digital saat ini informasi sangat mudah diakses oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Jika tidak ada kontrol dari orang tua, anak sangat berpotensi terjerumus mengakses informasi yang salah, sehingga pada akhirnya berpengaruh terhadap karakter mereka."

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Baitul Muslim, Drs. Hi. Rizal Faizal mengamini bahwa kesuksesan pendidikan generasi unggul harus ada kerjasama antara sekolah dan orang tua.

Di antara catatan penting dalam seminar tersebuat adalah keharusan orang tua membangun komunikasi yang baik dengan anak, memahami tahapan perkembangan anak, dan melek teknologi. Dengan itu semua maka orang tua akan mampu menyikapi permasalahan anak dengan bijak.

Lebih lanjut, pemateri mengingatkan orang tua untuk tidak membebaskan anak dengan gadget. Karena dengan kebebasan yang diberikan dapat menyebabkan anak merasa bebas berselancara di dunia maya sehingga sangat mudah baginya untuk mendapatkan segala informasi, termasuk di dalamnya konten-konten pornografi.

Terakhir, para orang tua diingatkan akan bahaya pornografi yang sangat besar. Anak-anak akan menjadi kecanduan yang dapat menimbulkan kerusakan otak. Sehingga outputnya adalah hilangnya semangat belajar, tidak konsentrasi, sulit menerima nasehat baik, percaya diri menurun, dan potensinya tidak berkembang maksimal.

Acara ditutup dengan pembagian hasil UTS di kelas masing-masing dengan dipandu oleh wali kelas.[wf]

Apa Itu Hari Santri? Mengapa Diperingati 22 Oktober?

Apa Itu Hari Santri? Mengapa Diperingati 22 Oktober?

Presiden Joko Widodo secara resmi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan yang dilakukan di Masjid Istiqlal Jakarta, pada hari Kamis tanggal 22 Oktober tahun 2015 lalu. Apa itu hari santri dan kenapa diperingati pada tanggal 22 Oktober?

Tanggal 22 Oktober merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan. Sekutu ini maksudnya adalah Inggis sebagai pemenang Perang Dunia II untuk mengambil alih tanah jajahan Jepang. Di belakang tentaran Inggris, ada pasukan Belanda yang ikut membonceng.

Maka keluarlah seruan itu. Seruan yang dikenal dengan “Resolusi Jihad” itu memicu perlawanan umat Islam di sejumlah daerah, terutama di Surabaya pada 10 November 1945.

Menurut Presiden Jokowi, penetapan hari santri dimaksudkan untuk meneladani semangat jihad keindonesiaan yang digelorakan para ulama.

“Para santri selalu ingat untuk berjihad untuk bangsa, untuk Tanah Air dan tumpah darah Indonesia kita tercinta. Untuk itu, dengan seluruh pertimbangan, pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional,” kata Presiden Jokowi di Masjid Istiqlal Jakarta, kala itu.

Ada beberapa ulama masyhur lainnya yang membantu penguatan resonansi Resolusi Jihad. Mereka antara lain KH A Wahab Chasbullah (Jombang) yang pada tahun lalu juga ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Lalu ada juga KH Bisri Syamsuri (Jombang), KH M Dahlan (Surabaya), KH Tohir Bakri (Surabaya), KH Ridwan Abdullah, KH Sahal Mansur, KH Abdul Djalil (Kudus), KH M Ilyas (Pekalongan) KH Abdul Halim Siddiq (Jember), dan KH Saifudin Zuhri (Jakarta).

Bersama para ulama tersebut, KH Hasyim Asy’ari terus memperkuat fatwa Resolusi Jihad dan menggerakkan kaum santri dari berbagai daerah termasuk dari Cirebon Jawa Barat untuk berjuang ke Surabaya melalui barisan paramiliter Hizbullah, Sabilillah dan Mujahidin.

Menurut Presiden, kesejarahan santri dalam menjaga NKRI menjadi pertimbangan pemerintah dalam menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Selain KH Hasyim Asy’ari yang juga dikenal dengan sebutan “Sang Kiai” atau Hadratus Syaikh, Presiden juga tidak lupa mengapresiasi sejumlah ulama yang memiliki peran penting dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seperti KH Ahmad Dahlan (Muhammadiyah), A Hassan (Persis), Ahmad Syurkati (Al-Irsyad) dan Mas Abdul Rahman (Mathla’ul Anwar).

Point penting catatan singkat ini adalah bahwa penetapan Hari Santri Nasional merupakan pengakuan resmi pemerintah Indonesia atas peran besar umat Islam dalam berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta menjaga NKRI. Ini sekaligus merevisi beberapa catatan sejarah nasional, terutama yang ditulis pada masa Orde Baru, yang hampir tidak menyebut peran ulama dan kaum santri. [Red: Anam]

Sumber: pendidikanislam.id

Wednesday, 12 October 2016

Suasana Debat Kandidat Ketua dan Wakil ketua OSIS 2016/2017 [Foto]

Suasana Debat Kandidat Ketua dan Wakil ketua OSIS 2016/2017 [Foto]


















Calon Ketua OSIS Masa Bakti 2016/2017 Ikuti Debat Kandidat

Calon Ketua OSIS Masa Bakti 2016/2017 Ikuti Debat Kandidat

Way Jepara - Calon ketua dan wakil ketua OSIS masa bakti 2016 hingga 2017 mengikuti debat kandidat yang digelar oleh KPU OSIS SMPIT Baitul Muslim, Selasa, 11 Oktobee 2016 di komplek sekolah tersebut.

Sebanyak 5 pasang calon yang mengikuti gelaran tersebut mengusung visi-misi yang berbeda. Di antaranya terfokus pada kedisiplinan, kebersihan, rohani, pribadi qurani dan peningkatan prestasi.

Waka Kurikulum, Fitri berharap calon yang terpilih nantinya dapat menggabungkan visi-misi para kandidat yang turut serta dalam kancah demokrasi ini.

"Kami berharap siapapun yang terpilih nantinya mampu mengembangkan visi-misi yang diusung oleh para kompetitornya, sehingga organisasi intra sekolah ini menjadi sebuah organisasi yang tangguh." Papar Fitri.

"Para siswa/i di latih untuk berdemokrasi sejak dini agar siap menghadapi tantangan masa depan. Terlebih SMPIT Baitul Muslim adalah lembaga yang mempersiapkan pemimpin masa depan." Demikian disampaikan Pendi Dumiyati, Waka Kesiswaan saat ditemui di kantornya.

Pemilihan langsung calon ketua dan wakil ketua OSIS akan dilaksanakan pada Jum'at, 14/10/2016.

Tuesday, 11 October 2016

FOTO: QURBAN 1437 H

FOTO: QURBAN 1437 H

Way Jepara - (13/9/2016) SMP IT Baitul Muslim menyembelih 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing pada hari raya qurban 1437 H ini. hewan qurban tersebut berasal dari iuran siswa/i, dari dewan guru, dan dari siswa perorangan.













Semarak Pawai Kemerdekaan RI ke-71 [Foto]

Semarak Pawai Kemerdekaan RI ke-71 [Foto]

Way jepara - (17/8/2016) SMP IT Baitul Muslim mengikuti gelaran pawai kemerdekaan RI yang ke 71 di Kecamatan Way Jepara. pqawaqi yang di adakan oleh pemerintah tersebut dimanfaatkan oleh SMP IT Baitul Muslim sebagai sarana dakwah mengkampanyekan nilai-nilai positif bagi pemuda, diantaranya tentang narkoba, seks bebas, hijab, dan nilai-nilai agama.







Monday, 10 October 2016

Kegiatan Shalat Dhuha dan Doa Pagi [Foto]

Kegiatan Shalat Dhuha dan Doa Pagi [Foto]

 Way Jepara - Shalat dhuha dan membaca dzikir Al Ma'tsurat merupakan kegiatan rutin siswa/i SMP IT Baitul Muslim Lampung Timur. yang dilakukan setiap pagi sebelum memulai KBM. Hal ini dimaksudkan agar mereka [siswa/i] terbiasa melakukan amalan-amalan sunnah dalam kesehariannya di rumah nantinya. Berikut foto-foto kegiatan tersebut:















Contact

Address:

Jl. Batin Kyai, Labuhan Ratu Satu, Way Jepara, Lampung Timur 34196

Work Time:

Monday - Friday from 7am to 4pm and Saturday from 7am to 11am

Phone:

0852 6700 5252